Pasti setiap kita diajukan pertanyaan seperti itu otomatis kita menjawab: untuk belajar.
Secara istilah, sekolah memang tempat untuk belajar, mulai dari belajar materi, cara bersikap dan beretika, cara bergaul, dan sebagainya. tapi, sering kali kita hanya mengucapkan kata-kata di atas, tidak memahaminya.
apalagi sekolah jaman sekarang, sekolah tidak lebih dari arti untuk belajar, tapi misalnya untuk pacaran, pamer kekayaan, tempat berkumpul bareng teman-teman. sehingga yang perlu ditanyakan adalah : “belajar di sekolah merupakan sampingan atau tujuan utama?”
hal-hal seperti di atas bisa kita lihat dalam sehari-hari. ada, atau mungkin lebih tepatnya banyak siswa yang lebih menempatkan tujuan hidup untuk meraih kebahagian. tapi dalam arti kebahagian seperti punya pacar yang ganteng, punya iPod seri terbaru, menjadi terkenal di sekolah, dsb.
hal seperti ini sebenarnya wajar saja, karena kita memang sedang dalam masa remaja. namun sering kali kita memikirkan hal sepert itu terlalu berlebihan, sehingga tugas kita yang utama, yaitu belajar terlupakan.
sering juga kita berpikir, “ah, capek belajar setiap hari, bosan!” . memang dalam proses belajar kita sering kali merasa bosan, malas, stress dan sebagainya. tapi jika kita pikir ulang, dapat kita pikirkan suatu kalimat yang simple, misalnya: “kalau kita tidak belajar, mau jadi apa nanti kita kalau sudah besar? tukang sampah? apa tukang pangsit?”
hal ini perlu dipikirkan, apalagi bagi yang sekarang masih bersekolah. karena mungkin saat kalian membaca judul atau isi bacaan ini mungkin kalian berpikir: “penting banget ngurusin sekolah!” tapi nanti, setelah kita mencapai suatu waktu ada saatnya kita menyesal, kenapa sewaktu kita disekolah tidak melaksanan fungsi sekolah, yaitu belajar dengan sungguh-sungguh.
karena itu kita, lewat tulian ini hanya ingin mengingatkan tujuan utama kita berada di sekolah, tujuan utama orangtua kita membayar mahal-mahal sekolah, tujuan kita setiap hari bolak-balik pergi ke sekolah. apa arti semua itu jika kita tidak menempatkan belajar sebagai salah satu dari tujuan hidup?apa artinya semua ini? jika kita tidak mau belajar, lebih baik tidak usah sekolah, lebih baik jualan pangsit saja, dapat penghasilan sendiri.
Secara istilah, sekolah memang tempat untuk belajar, mulai dari belajar materi, cara bersikap dan beretika, cara bergaul, dan sebagainya. tapi, sering kali kita hanya mengucapkan kata-kata di atas, tidak memahaminya.
apalagi sekolah jaman sekarang, sekolah tidak lebih dari arti untuk belajar, tapi misalnya untuk pacaran, pamer kekayaan, tempat berkumpul bareng teman-teman. sehingga yang perlu ditanyakan adalah : “belajar di sekolah merupakan sampingan atau tujuan utama?”
hal-hal seperti di atas bisa kita lihat dalam sehari-hari. ada, atau mungkin lebih tepatnya banyak siswa yang lebih menempatkan tujuan hidup untuk meraih kebahagian. tapi dalam arti kebahagian seperti punya pacar yang ganteng, punya iPod seri terbaru, menjadi terkenal di sekolah, dsb.
hal seperti ini sebenarnya wajar saja, karena kita memang sedang dalam masa remaja. namun sering kali kita memikirkan hal sepert itu terlalu berlebihan, sehingga tugas kita yang utama, yaitu belajar terlupakan.
sering juga kita berpikir, “ah, capek belajar setiap hari, bosan!” . memang dalam proses belajar kita sering kali merasa bosan, malas, stress dan sebagainya. tapi jika kita pikir ulang, dapat kita pikirkan suatu kalimat yang simple, misalnya: “kalau kita tidak belajar, mau jadi apa nanti kita kalau sudah besar? tukang sampah? apa tukang pangsit?”
hal ini perlu dipikirkan, apalagi bagi yang sekarang masih bersekolah. karena mungkin saat kalian membaca judul atau isi bacaan ini mungkin kalian berpikir: “penting banget ngurusin sekolah!” tapi nanti, setelah kita mencapai suatu waktu ada saatnya kita menyesal, kenapa sewaktu kita disekolah tidak melaksanan fungsi sekolah, yaitu belajar dengan sungguh-sungguh.
karena itu kita, lewat tulian ini hanya ingin mengingatkan tujuan utama kita berada di sekolah, tujuan utama orangtua kita membayar mahal-mahal sekolah, tujuan kita setiap hari bolak-balik pergi ke sekolah. apa arti semua itu jika kita tidak menempatkan belajar sebagai salah satu dari tujuan hidup?apa artinya semua ini? jika kita tidak mau belajar, lebih baik tidak usah sekolah, lebih baik jualan pangsit saja, dapat penghasilan sendiri.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar